Suka Berenang? Ini 3 Cara Mengurangi Efek Kaporit!

Olahraga renang tentunya sudah tidak asing lagi terdengar di telinga kita. Aktivitas olahraga ini menjadi kegiatan yang menarik  dan tidak dipisahkan salah satunya bagi anak-anak. Hal ini bisa terlihat, ketika aktivitas berenang saat ini sudah diajarkan sejak kecil, terutama fenomena berenang yang diajarkan sejak bayi. Karena berenang dapat dipercaya menjadi salah satu  bentuk stimulasi  bagi anak, sebab perkembangan fisik anak terjadi sangat terutama pada masa keemasan bagi pertumbuhan anak yang terjadi pada usia mulai dari 0-6 tahun.

Lalu, apakah kita sudah mengetahui olahraga yang satu ini? Jika dipahami lebih lanjut, berenang sendiri adalah salah satu kegiatan olahraga air dan rekreasi yang menyenangkan untuk anak. Selain sebagai suatu kegiatan yang menyenangkan, ternyata berenang juga dapat bermanfaat bagi kesehatan dan pernapasan, lho. Hal ini karena saat berenang tubuh dilatih untuk mengatur nafas saat melakukannya.

Selain itu, otot dalam tubuh digunakan saat berenang, sehingga dengan berenang mampu melatih perkembangan fisik dan motorik bagi anak. Dengan begitu, berenang dapat dikatakan sebagai olahraga dengan segudang manfaat. Akan tetapi, tidak bisa dipungkiri bahwa berenang juga membawa efek buruk bagi tubuh, khususnya anak-anak, salah satunya apabila aktivitas berenang dilakukan di kolam yang mengandung kaporit. Pemberian kaporit dimaksudkan untuk menjernihkan air dan dimaksudkan untuk pengawasan kualitas air kolam renang secara kimiawi, termasuk salah satu upaya sanitasi yang dilakukan yaitu pemberian senyawa kimia berupa senyawa klor berupa kaporit (Ca(OCl2) yang berfungsi untuk menjernihkan dan mendesinfeksi kuman.

Akan tetapi, walaupun berfungsi untuk membersihkan air, kaporit membawa dampak yang buruk. Perlu diketahui bahwa kaporit dapat berdampak buruk pada kulit, mata, dan rambut. Lalu, bagaimana cara untuk mengatasi hal tersebut? Berikut ini tips sederhana untuk melawan kaporit yang bisa dilakukan di rumah.

  1. Kulit

Kaporit dapat membuat kulit kering dan dapat merusak lapisan kolagen yang dapat merusak sel. Hal ini disebabkan oleh  zat klorin yang terdapat pada kaporit. Selain itu, kaporit mampu membuat iritasi dan kulit yang terasa terbakar. Cara yang tepat untuk mengurangi dampak kaporit yaitu dengan membersihkan tubuh sebelum berenang. Karena dengan tubuh yang bersih sebelum berenang, dapat mencegah efek kaporit yang masuk ke pori-pori kulit. Cara ampuh lainnya yaitu rajin-rajinlah membilas tubuh anak disela-sela waktu renangnya, dan begitu pula dapat  dilakukan dirumah ketika anak sudah selesai berenang. Kemudian untuk menjaga kulit dapat dilakukan dengan carra memilih tabir surya yang cukup baik untuk melebabkan kulit anak serta oleskan lotion ketika anak pergi tidur.

  1. Mata

Salah satu dampak kaporit ternyata bisa mengakibatkan iritasi pada mata. Terlebih lagi ketika air kaporit tercemar dengan urine dan keringat dari perenang dapat menghasilkan senyawa nitrogen triklorida. Senyawa ini dapat mengakibatkan iritasi mata terutama pada bagian mucus. Salah satu cara untuk menghindari iritasi mata akibat kaporit adalah dengan menggunakan kacamata renang. Hal ini karena kacamata dapat melindungi masuknya kaporit ke dalam mata. Inilah cara terbaik untuk mengurangi efek kemerahan pada mata dan iritasi. Jika anak baru sebentar berada di kolam renang dengan bau kaporit yang menyengat, mintalah petugas untuk mengecek kadar kaporit yang ada di dalam kolam untuk mengetahui kadar zat kimia dalam kolam

  1. Rambut

Kaporit juga berdampak pada kulit rambut serta dapat merusak rambut terutama pada bagian batang rambut dan dapat menyebabkan kekeringan pada rambut. Untuk mengurangi kekeringan pada rambut akibat kaporit, dapat dilakukan dengan membilas rambut anak sebelum ia berenang. Hal ini karena kepala dipenuhi air segar akan menyerap sedikit kaporit. Setelah selesai berenang, bilas kembali rambut anak untuk meninggalkan kaporit yang masih ada di rambut mereka.

Author: admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *