7 Gejala Stroke yang Wajib Diketahui!

Salah satu penyakit yang menjadi pembunuh utama di Indonesia adalah serangan stroke. Penyakit yang satu ini juga paling ditakuti karena bisa datang mendadak tanpa gejala. Pengertian stroke adalah kondisi yang terjadi saat pasokan  darah ke otak terputus akibat adanya penyumbatan atau pecahnya pembuluh darah. Kondisi seperti inilah yang menyebabkan kematian sel-sel pada sebagian area di otak.

Serangan stroke ini bisa terjadi kapan saja dan bisa menyerang siapapun. Kondisi kesehatan ini tentu saja membutuhkan penangan cepat, jika tidak mungkin saja nyawa yang menjadi taruhan. Jika tindakan penangan cepat kerusakan yang terjadi pada otak semakin kecil bahkan kematian juga bisa dihindari.

Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya stroke sekarang bisa menyerang semua umur. Tetapi risiko serangan stroke meningkat dua kali lipat di umur 55 tahun. Stroke sendiri dibagi menjadi dua yaitu stroke ringan dan berat. Kedua jenis stroke ini memiliki gejala, penyebab, dan cara menangani yang berbeda. Untuk lebih jelasnya yuk sima penjelasan berikut ini.

Sama seperti penyakit lainnya stroke juga diawali dengan gejal-gejala tertentu. Baik stroke ringan atau berat gejalanya biasanya hampir sama. Stroke ringan biasanya memiliki durasi yang lebih sebentar dan penyumbatan yang menghalangi aliran darah ke otak tidak terlalu parah. Sedangkan stroke berat biasanya sumbatannya lebih besar bahkan bisa juga sampai menyebabkan pecahnya pembuluh darah. Lalu sebenarnya seperti apa sih gejala stroke? Berikut adalah gejala stroke yang bisa dan biasa ditemui saat stroke menyerang.

  1. Rasa pusing yang hebat dan tiba-tiba

Jangan pernah menganggap sepele rasa pusing hebat yang datang tiba-tiba. Bisa jadi rasa pusing ini adalah gejala stroke sementara. Biasanya orang yang terkena stroke akan merasakan sakit kepala seperti vertigo. Orang yang mengalami vertigo biasnaya cenderung lebih mempunyai risiko mengalami stroke lebih tinggi. Orang ini biasanya akan merasakan rasa pusing hebat disertai dengan ketidakseimbangan. Jika kamu atau orang terdekatmu mengalami hal ini ada baiknya langsung memeriksakan diri ke dokter.

  1. Kesulitan menelan

Kesulitan menelan ini juga bisa dialami oleh orang yang terkena stroke berat. Hal ini disebabkan oleh fungsi tenggorkan yang tidak lagi elastis. Kesulitan menelan ini yang akan membuat penderita stroke menjadi lebih kurus dan pola makannya pun berubah.

  1. Sulit bicara

Kebanyakan orang yang menderita stroke ringan akan mengalami kesulitan berbicara. Stroke ringan akan menyebabkan kelumpuhan pada saraf wajah yang akhirnya menganggu kemampuan bicara. Biasanya mereka akan cenderung cadel atau bahkan ada yang sama sekali tidak bisa berbicara.

  1. Hilangnya penglihatan secara tiba-tiba

Sama seperti penderita vertigo, gejala yang mungkin dialami oleh penderita stroke adalah hilangnya penglihatan secara tiba-tiba. Pandangan biasanya akan kabur beberapa saat, jika mengalami gejala yang satu ini cobalah untuk berkonsultasi dengan dokter.

  1. Kelumpuhan badan

Gejala stroke lain yang paling sering ditemui adalah kelumpuhan badan. Baik penderita stroke ringan ataupun berat biasanya memperlihatkan gejala yang satu ini. Kelumpuhan pada satu sisi bagian tubuh sering terjadi setelah terkena serangan stroke ringan ataupun berat.

  1. Mual dan muntah

Mual dan muntah biasanya juga menjadi gejala dari serangan stroke. Apalagi jika diikuti dengan gejala lainnya seperti rasa pusing dan kehilangan penglihatan tiba-tiba.

  1. Sering kesemutan

Jika merasa kesemutan apalagi sering mengalaminya mungkin kamu mengalami gejal stroke ringan. Terutama kamu yang merasa kesemutan di pergelangan tangan atau kaki. Apalagi jika kamu merasa kesulitan mengenggam ataupun berjalan.

Jika gejala-gejala ini terjadi padamu atau orang terdekatmu langsung berkonsultasi dengan dokter. Jangan sampai terlampat sehingga menyebabkan kondisi stroke menjadi lebih fatal. Untuk menghindari serangan stroke yang mendadak kamu juga harus mengubah pola hidupmu menjadi lebih sehat.

Jangan lupa untuk berolahraga secara rutin dan mulai mengonsumsi makanan sehat yang jauh dari lemak. Kamu juga bisa menjaga kondisi tubuhmu dengan rajin melakukan kontrol atau tes darah.

Author: admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *