6 Tips Menghemat Gajih Agar Tidak ‘Menderita’ Di Tanggal Tua

Sebagian dari kalian yang bergantung pada gaji, biasanya akan merasakan sindrom tanggal tua. Memasuki tanggal tua, biasanya gaji sudah menipis. Mulai dari bayar tagihan, cicilan ini dan itu, kebutuhan sehari-hari, biaya transportasi bolak balik kantor, pulsa atau kuota internet, hingga godaan untuk belanja dan memanjakan diri. Sederet kebutuhan dan keinginan selalu datang silih berganti. Tentunya hal ini bisa membuat dompetmu tipis.

Bagi kamu yang masih bergantung pada gaji setiap bulan, tentu pengeluaran berlebihan itu bisa jadi bahaya. Bisa-bisa gaji sudah habis duluan sebelum akhir bulan, lalu kamu harus kelaparan sambil menunggu tanggal gajian berikutnya tiba? Nggak banget, kan? Oleh karena itulah, perencanaan keuangan sangat dibutuhkan. Kan nggak enak kalau harus harap-harap cemas setiap memasuki tanggal tua? Hayo, pasti ada juga yang terbiasa makan pakai kerupuk dan mie instan setiap tanggal tua, ya kan? Berikut ini adalah 6 strategi untuk menghemat gaji agar awet sampai akhir bulan:

  1. Buat catatan pengeluaran

Mungkin sebagian dari kamu berpikir bahwa hal ini tidak penting. Tapi, sebenarnya membuat catatan pengeluaran dapat membantu kamu untuk memantau keluarnya gaji kamu setiap bulannya. Mulailah dengan mencatat pengeluaran setiap harinya. Hal ini sebenarnya sangat sederhana dan tidak akan memakan banyak waktu kamu. Sisihkan saja 5 menit setiap malam untuk mengingat apa saja pengeluaran kamu di hari itu. Sehingga kamu bisa menghitungnya secara berkala dan mengontrol pengeluaran. Misalnya, dalam dua minggu kamu sudah banyak belanja, maka dalam dua minggu berikutnya kamu harus memangkas belanjaan yang tidak kamu butuhkan. Dengan melakukan pencatatan, kamu bisa ingat dan mengontrol belanjaan. Kamu juga bisa menentukan budget untuk setiap kebutuhan dan target tabungan setiap bulan.

  1. Bedakan keinginan dan kebutuhan

Ingat! Jangan hanya belanja barang yang kamu mau tapi prioritaskan barang yang memang kamu butuhkan. Hal inilah yang sering terjadi saat gajian. Di dalam kepala sudah terbayangkan jajanan enak, tas baru, baju baru, dan lainnya. Apalagi kalau ada promo, bisa-bisa jadi kalap belanja. Alhasil kebutuhan yang memang kamu perlukan malah terabaikan gara-gara kalap belanja barang yang sebenarnya tidak terlalu penting. Pikirkan apakah memang barang itu kamu butuhkan. Daripada beli baju baru yang mungkin kamu pakai sekali dalam sebulan, mendingan buat belanja kebutuhan sehari-hari. Di era teknologi ini, kamu juga bisa lebih aware dengan promo-promo online yang bertebaran. Salah satunya termasuk dengan memanfaatkan ShopBack.

  1. Kurangi jajan, mendingan masak sendiri!

Biaya makan memang cukup besar setiap bulannya, apalagi bagi kamu anak perantauan yang suka makan di luar. Kabar baiknya, biaya makan masih bisa ditekan kok, caranya dengan memasak sendiri. Bayangkan kalau kamu selalu membeli makanan setiap jam makan pagi, siang, dan malam. Ditambah lagi dengan jajan ini itu, lalu bandingkan dengan masak sendiri. Setidaknya pasti akan jadi lebih hemat. Makan di luar boleh-boleh saja, asalkan dilakukan sesekali dan tentunya memperhatikan harga makanan yang dibeli.

  1. Transportasi

Selain biaya makan, transportasi menjadi salah satu biaya bulanan yang cukup merogoh kocek terutama bagi kamu yang tinggal jauh dari kantor dan tidak punya kendaraan sendiri. Anggap saja biaya pulang pergi ke kantor 20.000 per hari. Dalam sebulan bisa menghabiskan sekitar 400.000 untuk transportasi saja. Tentu mengakalinya bisa dengan transportasi umum seperti angkot, bus, Trans Jakarta, dan KRL. Selain itu juga kamu bisa memanfaatkan promo-promo di aplikasi ojek online. Keberadaan ojek online memang sangat membantu. Silakan rajin-rajin memantau dan membandingkan harga dan promosi yang ditawarkan oleh berbagai aplikasi ojek online, ya!

  1. Kurangi biaya saat hangout

Hangout memang perlu untuk refreshing, mulai dari transportasi, makan, jajan, atau nonton bersama teman-teman. Walaupun hanya sekedar jalan-jalan tentunya akan membutuhkan biaya. Untuk melindungi diri kamu dari berbagai godaan belanja, kamu bisa melakukan trik ini. Batasi frekuensi hangout bersama teman-teman. Kalian bisa mengakalinya juga dengan hangout di rumah teman atau di tempat yang tidak memerlukan biaya besar. Misalnya, sesekali ganti jadwal hangout di mall dengan hangout di tempat wisata yang gratis yang dipenuhi dengan pedagang jajanan kaki lima yang murah meriah. Kalau mau nongkrong cantik di kafe dan resto, bisa cari voucher-voucher diskon yang bertebaran. Selain itu, bawa uang secukupnya saja untuk menghindari godaan belanja hal yang tidak dibutuhkan.

  1. Penghasilan tambahan

Last but not least, jika kamu punya hobi atau bakat serta waktu luang yang bisa disulap menjadi penghasilan tambahan, kenapa tidak? Saat ini untuk mencari penghasilan tambahan, kamu tidak perlu menggunakan cara konvensional lagi. Kamu bisa jualan online dengan mudah, menjual jasa freelance seperti jadi fotografer, dan sederet pekerjaan sampingan lainnya yang tidak terlalu mengikat. Jadi di hari kerja kamu tetap bisa ngantor. Sedangkan saat ada waktu luang kamu bisa mencari penghasilan tambahan ini.

Ayo, mulai dari sekarang harus bisa berkomitmen untuk menyisihkan sebagian gajimu untuk tabungan! Jangan hanya sekedar wacana saja, ya!

Author: admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *