5 Cara Menghitung Kehamilan dengan Berbagai Metode Efektif

Buyelocon – Cara menghitung kehamilan untuk calon ibu muda rupanya mengandung ilmu yang wajib dipelajari. Ilmu ini juga sangat berguna untuk kehamilan Anda di kemudian hari tanpa bolak-balik referensi lagi. Jadi, Anda akan lebih tahu kapan waktunya untuk periksa kandungan dan lain-lainnya. Beginilah kiranya metode yang bisa Anda terapkan.

1. Metode HPHT

HPHT atau Hari Pertama Haid Terakhir ini merupakan metode praktis yang bisa diterapkan siapa saja. Mudah sekali. Caranya, Anda tinggal mengingat saja kapan terakhir menstruasi. Lingkari, sebab tanggal itulah yang menjadi hari pertama usia kehamilan Anda. Sedangkan tanggal lahirnya kira-kira 40 minggu dengan perhitungan HPHT.

Metode ini hanya cocok untuk kamu yang memiliki periode menstruasi teratur. Selama periode kehamilan, usahakan untuk selalu menjaga komunikasi dengan janin. Selain menenangkan, cara ini bisa membuat Anda lebih lega meskipun berada dalam berbagai permasalahan pelik sekalipun.

2. Metode Pemeriksaan USG

Metode ini juga termasuk yang paling sering digunakan karena sangat praktis dan hanya perlu membayar beberapa biaya saja. Apalagi yang memeriksa itu merupakan seorang ahli di bidangnya. Ketika di-USG, perkiraan usia pun bisa dilakukan, asalkan janin sudah masuk kira-kira 8 minggu hingga 18 minggu kehamilan.

Cara menghitung usia kehamilan dengan metode ini terbukti akurat. Lebih akurat lagi kalau kamu bisa mengingat-ingat kapan terakhir menstruasi. Selama proses kehamilan berlangsung atau sebelum diperiksa via USG hingga melahirkan, lebih baik hindari orang-orang yang suka berkomentar negatif. Nanti emosi yang kamu keluarkan juga berdampak pada si janin.

3. Metode Tes HCG

HCG sendiri memiliki kepanjangan Human Chorionic Gonadotropin. Caranya dengan mengambil sampel darah atau urin Anda. Usia kehamilan dengan metode ini baru kelihatan ketika sudah masuk 3-4 minggu. Nah, di dalam urin itu sendiri terdapat HCG yang terus meningkat seiring tubuh mengalami morning sickness.

Daripada hanya pakai urin, cara menghitung kehamilan ini sangat akurat karena langsung pada intinya. Sebagai catatan, metode ini juga tidak bisa dijadikan sandaran pengetahuan jika periode menstruasi Anda tidak teratur maupun yang punya gangguan hormon. Untuk menjaga kestabilan emosi Anda, banyak-banyak memperluas wawasan, misal dengan membaca.

4. Menghitung dengan Pemeriksaan Tinggi Puncak Rahim

Berbeda dengan HPHT dan HCG, metode kali ini juga membutuhkan seorang yang betul-betul ahli di bidangnya. Contohnya dokter. Prosesnya melibatkan jari dokter yang digunakan sebagai alat pengukur maupun dengan pita meter. Titik fokusnya ada pada tulang kemaluan. Soalnya setiap satu bulan usia kehamilan, ukuran puncak rahim naik hingga 4 cm.

Metode ini baru berhasil jika mengkombinasikan dengan metode palpasi abdomen. Caranya dengan meraba kondisi tubuh untuk mengetahui bentuk, ukuran, konsistensi organ, dan kontur dalam abdomen. Apa sih abdomen itu? Singkatnya, terletak di bagian tubuh berupa rongga perut. Akuratkah metode ini? Selama ini sangat akurat.

5. Metode Kalkulator Kehamilan

Kontribusi beberapa perangkat lunak juga mulai menyentuh dunia medis, termasuk bisa digunakan untuk menghitung usia kehamilan. Caranya dengan memasukkan beberapa data seperti HPHT serta periode menstruasi yang biasa Anda alami. Nanti, kalkulator kehamilan akan mulai menghitung berdasarkan input data dari Anda.

Selain kelima cara menghitung kehamilan tersebut, rupanya masih banyak perkembangan metode lainnya. Selama hamil, emosi memang harus dijaga semaksimal mungkin. Terutama ketika memasuki usia kehamilan terakhir. Biasanya tubuh akan sulit tidur dan tidak nyaman. Maka, lebih baik buatlah tubuh Anda agar bisa tetap bergerak untuk menjaga kesehatan.

Author: admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *